BATASAN SINTAKSIS
Batasan Sintaksis
Salah satu ciri bahasa keilmuan adalah dimanfaatkannya istilah teknis untuk disiplin ilmu tersebut
Istilah-istilah teknis tersebut lazimnya memiliki pengertian tersendiri yang berbeda dengan pengertian istilah teknis lainnya.
Sintaksis termasuk salah satu bidang disiplin ilmu bahasa (linguistik). Istilah “sintaksis” diadaptasi secara langsung dari bahasa Belanda syntaxis. Di dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah syntax. Bentuk adjektivanya adalah sintaktis (syntactic), yakni hal yang berkaitan dengan sintaksis.
Baik dalam bahasa Belanda maupun dalam bahasa Inggris, istilah sintaksis itu diturukan dari bahasa Yunani sun = „mengantur‟ + tattein = „secara berbarengan‟. Jadi, secara etimologis kata sintaksis bermakna menempatkan kata-kata berbarengan menjadi untaian kata-kata dalam kalimat.
Dengan kata lain, sintaksis menata kata-kata menjadi kalimat atau bersangkutan dengan kaidah dan proses pembentukan kalimat. Oleh karena itu, sintaksis disebut juga tata kalimat, yang dalam bahasa Sunda disebut tata kalimah.
Sintaksis adalah bagian dari tata bahasa yang mempelajari dasar-dasar dan proses-proses pembentukan kalimat dalam suatu bahasa (Keraf, 1980:136). Sintaksis adalah cabang ilmu bahasa yang membicarakan seluk beluk wacana, kalimat, klausa, dan frasa (Ramlan, 1987:21). Kalimat didefinisikan secara gramatikal sebagai untaian kata-kata yang tersusun apik (well-forms word-strings), yang masing-masing katanya memiliki kesamaan struktur sintaksis (as classes of strings of word-forms, each member of the class having the same syntactic structure) (periksa Lyons, 1985:104).
Komentar
Posting Komentar