Postingan

CONTOH LPJ PIP

Gambar
Untuk Memudahkan Pengerjaan Pembuatan LPJ BSM PIP Silakan untuk Mendownload Disini
Sekolah Efektif

KELOGISAN BERBISNIS

Bisnis itu, tidak pernah diukur dari kapasitas SDM, misalnya terdidik atau tidak terdidiknya pekerja, strategis dan tidak strategisnya tempat, bahkan besar kecilnya modal. Bisnis itu menghitung putaran yang dalam teori modern sering disebut dengan  cashflow.  Jadi umpama tadi butuh modal 10 milyard, seberapa banyak sich modal real yang dibutuhkan dalam kepentingan cashflow tadi. Jumlahnya pasti lebih sedikit dari 10 milyard tadi. Anggap saja memang butuh 10 milyard, tetapi, jika modal sudah terkumpul 10 milyard, mengapa terus-terusan mengumpulkan modal dibandingkan dengan melakukan ekspansi usahanya. Ini yang tidak logis mengapa saya misalnya tidak mau bergabung. Saya umpamakan sederhananya begini. Kalau ada pertanyaan, berapa sich keuntungan jualan sorabi. Saya katakana, keuntungan pembuatan dan penjualan sorabi bisa mencapai 500 persen. Jadi jika ada seseorang yang berani memberi keuntungan 20 persen dari total modal serabi, logis tidak? Jawabannya pasti logis. Tetapi, ji...

Cept Adu Masalah Bobodoran

Cepot Adu Masalah Bobodoran Silakan Download

ALAT SINTAKTIS

Gambar
ALAT SINTAKTIS  A. Batasan Alat Sintaktis Dalam pembelajaran sintaksis atau tata kalimah bahasa Sunda, istilah pakakas kalimah (alat sintaktis) jarang dibicarakan. Kebanyakan pengajar menyajikan langsung bahan ajar yang berupa satuan dan konstruksi sintaktis. Oleh karena itu, istilah pakakas kalimah perlu diperkenalkan atau diajarkan kepada para pembelajar. Alat sintaktis atau syntactic devices ( pakakas kalimah ) adalah alat-alat untuk menghubungkan kata-kata menjadi konstruksi dengan struktur sintaktis tertentu, sedangkan struktur sintaktis adalah hubungan satuan-satuan dalam konstruksi sintaktis. Alat sintaktis turut menentukan makna gramatikal. Ada empat alat sintaktis meliputi empat macam, (1) urutan kata, (2) bentuk kata, (3) intonasi, dan (4) partikel. Urutan Kata Urutan kata atau word order ( runtuyan kecap ) merupakan deretan kata-kata dalam sebuah konstruksi sintaktis. Urutan kata turut menentukan makna gramatikal. Misalnya, urutan kata pisang goreng berma...

KAITAN DAN LINGKUP SINTAKSIS

Kaitan Sintaksis dengan Ilmu lain    Sintaksis berkaitan dengan morfologi. Kedua-duanya merupakan cabang gramatikal (O`Grady & Dobrovolsky, 1989:90,126). Sintaksis mengkaji struktur kalimat ( adegan kalimah ), yakni mempelajari hubungan antara kata/frasa/klausa dengan kata/frasa/klausa dalam konstruksi kalimat. Satuan terkecil dalam sintaksis adalah kata, sedangkan satuan terbesar adalah kalimat. Morfologi mengkaji struktur kata ( adegan kecap ), yakni hubungan morfem-morfem dalam kata. Satuan yang paling kecil dalam morfologi adalah morfem, sedangkan satuan terbesar adalah kata. Lingkup Sintaksis Sebagaimana telah dikemukakan bahwa sintaksis mengkaji dan memaparkan konstruksi kalimat, bagian-bagiannya seperti klausa dan frasa. Pada dasarnya kalimat, klausa, dan frasa merupakan untaian kata-kata. Di dalam sintaksis dibahas berbagai konstruksi dan struktur kalimat, klausa, dan frasa. Sebagai contoh dapat diperhatikan kalimat bahasa Sunda berikut ini.  ...

KEDUDUKAN SINTAKSIS DALAM ILMU BAHASA

Kedudukan Sintaksis dalam Ilmu Bahas a Ilmu bahasa atau linguistik ( elmuning basa ) terdiri atas beberapa subsistem, yakni subsistem gramatikal, subsistem leksikal, dan subsistem fonologis. Subsistem gramatikal ( katatabasaan ) terdiri atas dua bidang, yakni sintaksis ( tata kalimah ) yang membicarakan struktur kalimat ( adegan kalimah ) beserta bagian-bagiannya seperti klausa dan frasa serta  morfologi ( tata kecap ) yang membicarakan struktur kata ( adegan kecap ) beserta  pembentuknya morfem. Sintaksis menyangkut fungsi, kategori, dan peran.  Subsistem leksikal ( leksikon ) membicarakan kosa kata ( kandaga kecap, kabeungharan kecap ), yakni sejumlah kata yang berada pada suatu bahasa. Subsistem fonologis ( tata sora ) membicarakan bunyi bahasa ( sora basa ). Struktur bahasa ( language structure ) dihubungkan dengan pemakaian bahasa ( language usage ) dengan ilmu yang disebut pragmatik.